Taman Budaya Jawa Tengah, 17-20 Maret 2010
Sudah 12 tahun berlalu, semenjak kehadiran komunitas film paska 98 hadir dan berkembang, serta turut berperan dalam membentuk “industri baru” perfilman Indonesia. Dinamika sosial-politik yang terus berubah paska 98, turut mempengaruhi perkembangan komunitas film serta kerja-kerjanya.
Namun hingga kini, secara asumtif kita dapat melihat bahwa banyak komunitas film masih berkutat didalam persoalan klasik; pendanaan, kekuatan infra-suprasturktur, hingga jaringan kerja yang belum terbentuk dengan solid, sehingga menyebabkan seolah segala sesuatunya berjalan ditempat.
Belum ada pemetaan yang cukup valid untuk membaca fenomena muncul-tenggelamnya komunitas film di Indonesia, serta segala persoalan yang dihadapi. Belum ada skema yang cukup ajeg untuk mengatasi persoalan-persoalan klasik yang dihadapi komunitas film Indonesia.
Kongres ini adalah sebuah program yang dibuat dengan tujuan untuk melakukan pemetaan komunitas film Indonesia dari berbagai aspek. Bagaimana mencatat keberhasilan kerja dan tantangan nyata yang dihadapi setiap saat.
Program ini juga berkehendak untuk mencari aplikasi-aplikasi program yang bisa diimplementasikan oleh komunitas film bagi seluruh aspek kegiatannya serta memperkuat jaringan yang telah terbentuk sebelumnya.
Lima aspek yang akan merangkai pertemuan ini adalah:
1)Pemetaan persoalan komunitas, mengacu pada konteks persoalan di lokalnya masing-masing. 2)Pengklasifikasian persoalan, mengacu kepada prioritas pengentasan persoalan. 3)Pemetaan modal (baca: kekuatan yang sudah ada) di lingkup komunitas (infrastruktur, fasilitas komunikasi, jaringan yang sudah terbentuk, dst). 4)Tawaran Program, mengacu pada pemetaan diatas. 5)Target Pencapaian Program.
Dan Insyaallah, LENSA creatifilm adalah salah satu organisasi yang menghadiri kagiatan berskala nasional tersebut. Saeful Adha, sebagai Ketua Umum LENSA akan berangkat bersama beberapa pengurus pada saatnya nanti. Harapan agar film Indonesia 'menjadi lebih baik' dan kreatifitas kawan-kawan komunitas akan lebih baik kualitas dan kuantitasnya.
Label:
Berita

Previous Article




Responses
0 Respones to "KONGRES NASIONAL KEGIATAN PERFILMAN BERBASIS KOMUNITAS"
Posting Komentar